Torehan Prestasi siswa SMK Teknologi Plus Padang tahun 2017

Setiap siswa Sekolah SMK Teknologi Plus Padang adalah juara, mereka setiap orangnya mempunyai skil dan kemampuan identik yang berkategori juara dibidangnya masing-masing. Dan di tahun 2017 ini sebagian para siswa memberanikan diri berpartisipasi ke dalam berbagai kegiatan lomba tingkat Provinsi.

Tercatat ada tiga kompetensi yang diikuti Siswa yakni, Silat, Gerak Jalan dan Video Dokudrama. Dengan mengikuti katakanlah Lomba ini pada dasarnya adalah sebuah Prestasi tertinggi bagi mereka, dan jikapun kemudian mendapatkan juara dan piala itu hanyalah penyedap buatan.

Maka inilah hasil lomba tersebut:

  1. Silat = terhenti dibabak kedua
  2. Gerak Jalan : Juara I sekota Padang yang diadakan Pemkot Sumbar
  3. Video Dokudrama: judul “Singkek Carito” Juara III tingkat Pelajar se Provinsi Sumbar yang diadakan Dinas Pariwisata sumbar

Semoga prestasi ini menjadikan pembaca umumya dan siswa khususnya lebih memotivasi diri untuk mengasah ilmu dan Skil masing-masing agar lebih maksimal.

Sekali lagi selamat kepada semua Siswa dan Para Juara semoga terus berdjaya. dan Pakai Ilmu Padai serta jaga Shalat dan Ibadah.

 

wassalam.

Dengan Teknologi Kita Tampil Beda

 

inilah Juara tersebut

Keren, Sekolah Ini Terapkan Absen Online Yang Tersambung Ke Handphone Orang Tua Siswa

Inilah fungsi teknologi, yakni menjadikan siswa dan pelajar semakin terdidik salah satunya dg merawat kedisiplinan. syukur-syukur teknologi serupa dengan ini harus dikuasai dan dikembangkan oleh siswa, sebab diumur inilah (dari segi waktu dan umur) mereka berpotensi untuk bangkit.

 

SENTANI,- Guna meningkatkan fungsi kontrol terhadap siswa, maka SMA Advent Doyo Baru Kabupaten Jayapura mulai menerapkan absen finger print berbasis SMS Gateway untuk memantau kehadiran dan keberadaan siswa di sekolah.

“Pada semester ini kami mencoba meningkatkan pelayanan dengan membuat absensi finger print berbasis sms, sehingga saat siswa mengabsen, saat itu juga laporannya terkirim ke server dan masuk ke telepon selular orangtua siswa. Jadi orangtua juga bisa memantau jam berapa anak mereka masuk dan pulang sekolah karena langsung ada laporannya,” kata Kepala Sekolah SMA Advent Doyo, Harold Ojaitou kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (16/3) siang.

Ia menuturkan, upaya ini dilakukan karena banyak keluhan orang tua yang disampaikan ke pihak sekolah bahwa anak mereka sering pulang terlambat ke rumah dengan berbagai alasan tidak masuk akal.

“Siswa kita ini sekitar 600 orang, ada yang tinggal di Sentani Timur, sentani barat hingga ke depapre, jadi saat mereka kembali ke rumah dengan terlambat sering beralasan ke orang tua bahwa mengikuti les atau kegiatan ekstra kurikuler di sekolah padahal tidak, jadi server ini memberikan kemudahan kepada orang tua untuk memantau anak mereka,” jelasnya.

Ia menambahkan, absen ini juga berlaku bagi seluruh siswa baik yang ada di asrama. “Jadi bukan hanya yang berada di luar saja yang menerima pesan absensi, tapi yang di asrama juga. Orang tua mereka yang ada di Jayapura, Sorong, Sarmi, Yahukimo dan daerah lain bisa tau kalau anak mereka masuk sekolah atau tidak, untuk itu kami minta orang tua tidak mengganti nomor,” ujarnya.

 

sumber: DISINI